BBSPJIKKP Sambut Peserta Summer Course UGM dari Empat Negara
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kulit, Karet, dan Plastik (BBSPJIKKP) menerima kunjungan delegasi akademisi internasional peserta Summer Course 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (3/6) ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi global menuju transformasi industri kulit yang berkelanjutan.
Kunjungan ke BBSPJIKKP merupakan bagian dari rangkaian program Summer Course yang mengusung tema "Sustainable and Green Leather Technology: From Conventional Processing to Bio-based Innovation”. Summer Course ini merupakan program Fakultas Peternakan UGM dengan dukungan Erasmus melalui proyek ELEGTEC (Enhancing Sustainable and Green Leather Technology). Sebagai informasi, BBSPJIKKP juga tergabung dalam konsorsium ELEGTEC ini.
Selama berada di BBSPJIKKP, para peserta yang merupakan para akademisi yang berasal dari Indonesia, Thailand, Filipina, dan Bangladesh diajak melihat langsung dapur inovasi standardisasi dan pelayanan jasa industri melalui kegiatan laboratory tour. Kunjungan pertama adalah Laboratorium Teknologi Proses Kulit, yang terdiri atas Laboratorium Penyamakan Kulit, Laboratorium Finishing, dan Laboratorium Produk Kulit dan Alas Kaki. Di sini, para akademisi internasional menyaksikan bagaimana teknik pengolahan kulit mulai proses penyamakan, finishing, hingga proses pembuatan produk kulit.
Selain itu, peserta juga diajak mengunjungi Laboratorium Pengujian untuk menyaksikan secara langsung proses pengujian kulit dengan beberapa parameter uji. Di laboratorium ini, peserta diperlihatkan berbagai instrumen yang digunakan BBSPJIKKP untuk memastikan produk kulit memenuhi standar mutu, keamanan, dan ketahanan, baik untuk pasar domestik (SNI) maupun pasar global.
Tidak hanya melihat fasilitas fisik, rangkaian kunjungan juga diperkaya dengan sesi diskusi (sharing session) yang interaktif. Tim ahli BBSPJIKKP memaparkan materi mendalam mengenai pengujian kualitas kulit dan pentingnya pemenuhan standar. Pada sesi tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai parameter-parameter penting dalam pengujian kulit, teknik pengujian yang digunakan, serta peran pengujian dalam mendukung keberlanjutan industri kulit.
Salah satu peserta yang berasal dari Thailand, Weerada Meethip, merasa senang dapat berkunjung ke BBSPJIKKP karena kunjungan ke laboratorium proses kulit dan pengujian kulit adalah pengalaman pertama baginya. “Kunjungan ini sangat menarik, saya memperoleh banyak informasi mengenai proses pengolahan kulit dan produk kulit”, ujarnya.
Sementara itu, Roxanne, peserta dari Filipina menyatakan ketertarikannya untuk melakukan penelitian dalam bidang kulit dan informasi yang diperoleh dari kunjungan sangat membantunya. “Ada kesempatan besar bagi kita untuk melakukan penelitian bersama dan saya berharap ke depannya akan ada kolaborasi”, pungkas Roxanne.
Melalui kegiatan ini, BBSPJIKKP menegaskan perannya sebagai Unit Pelaksana Teknis di bawah Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian yang siap mendukung green economy di sektor industri kulit. Kunjungan edukatif ini diharapkan dapat memicu kolaborasi baru antara akademisi global dan pemerintah demi mewujudkan industri kulit yang tangguh namun tetap lestari.
Berita Terkait
Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BBSPJIKKP Bagikan Souvenir untuk Pelanggan Terpilih
05 Sep 2026
Baca SelengkapnyaTingkatkan Kompetensi SDM, BBSPJIKKP Gelar Pelatihan Petugas Pengambil Contoh Sepatu Pengaman
29 Aug 2026
Baca SelengkapnyaGandeng Aprisindo Jatim, BBSPJIKKP Dorong Daya Saing Industri Alas Kaki Lewat Sertifikasi Halal dan TKDN
23 Jul 2026
Baca SelengkapnyaButuh Informasi Lebih Lanjut?
Hubungi kami untuk informasi lebih detail tentang layanan kami.
Hubungi Kami